Klinik Gratis PMI Jakarta Utara Alami Lonjakan Pasien

0
IMG_20260209_150811.jpg

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: video;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 34;

Klinik gratis Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara mengalami lonjakan jumlah pasien selama tiga hari terakhir.

Defira, staf klinik, mengungkapkan bahwa peningkatan pasien tergolong signifikan. Hingga pukul 15.00 WIB pada Senin (9/2/2026), jumlah pasien yang berobat telah mencapai 50 orang.

“Padahal biasanya dalam sehari kami hanya melayani sekitar 40 pasien,” ujar Defira.

Lonjakan pasien ini diduga berkaitan dengan pembaruan data BPJS Kesehatan yang dilakukan oleh dinas sosial setempat.

Salah seorang pasien, Santi yang berdomisili di Kelurahan Walang, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menyampaikan kepuasannya terhadap pelayanan klinik. Menurutnya, informasi mengenai kemudahan berobat dan kualitas obat yang baik di klinik PMI ia peroleh dari tetangga.

Runag Tunggu Pemeriksaan pasien menunggu panggilan untuk pemeriksaan

“Saya dapat informasi dari tetangga bahwa berobat di klinik PMI mudah dan obat yang diberikan bagus,” tutur Santi.

Sementara itu, pasien yang lainnya Wati warga Lontar Tugu Utara yang mengantarkan anaknya untuk berobat menyatakan kepuasan terhadap layanan Klinik PMI

“Saya sudah tiga kali berobat ke klinik PMI, alhamdulillah cocok, obatnya bagus,”ucap Wati.

Wati menjelaskan bahwa sebenarnya dia mempunyai BPJS Kesehatan.

“Pernah BPJS bermasalah namun setelah diurus kini BPJS nya sudah bisa dipergunakan kembali,” katanya.

Alasan mengapa masih berobat ke Klinik PMI Wati mengatakan bahwa di Klinik PMI tidak antri terlalu banyak. (Ilham.D)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *