Belajar Siaga Bencana Sejak Dini, PMI Jakarta Utara Hadir di SDS Yapensori

0
IMG_20260805_110507.jpg

pemberian materi dan pengenalan ambulan kepada siswa/i SDS Yapensori di area titik kumpul Evakuasi

Jakarta Utara – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi kebencanaan. Kali ini, PMI Kota Jakarta Utara memberikan sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) kepada siswa-siswi SDS Yapensori Jakarta, Rabu (5/8).

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini bertujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan dasar mengenai berbagai potensi bencana, seperti banjir, Kebakaran dan gempa bumi, serta langkah-langkah penyelamatan diri, prosedur evakuasi, hingga pengenalan pertolongan pertama (P3K). Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia dini.

Kepala SDS Yappensori, Herdiana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kota Jakarta Utara atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim PMI Jakarta Utara yang telah berkenan memberikan sosialisasi kebencanaan di sekolah kami. Hari ini anak-anak belajar mengenal berbagai jenis bencana seperti banjir, kebakaran dan gempa serta bagaimana cara menghadapinya. Ini sangat penting karena siswa sekolah dasar perlu dibekali pengetahuan agar tidak panik ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Herdiana.

Pemberian Materi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) kepada siswa-siswi SDS Yapensori

Ia menambahkan, antusiasme para siswa terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya bermanfaat bagi peserta didik, tetapi juga bagi para guru sebagai bekal untuk diterapkan di lingkungan sekolah.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti setiap sesi. Pembelajaran ini sangat bermanfaat, baik mengenai kebencanaan maupun pertolongan pertama. Kami berharap ilmu yang didapat hari ini dapat diterapkan sehingga sekolah kami semakin siap menghadapi potensi bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Nurlaili, selaku Seksi Pendidikan dan Latihan PMI Kota Jakarta Utara, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang dicanangkan oleh Suku Dinas Pendidikan. Program tersebut bertujuan agar setiap sekolah memiliki pengetahuan, prosedur, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Melalui program SPAB, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan sekolah sehingga peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana. Dengan demikian, sekolah dapat menjadi lingkungan yang lebih aman dan tangguh,” jelas Nurlaili.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SDS Yapensori yang telah memberikan kepercayaan kepada PMI Kota Jakarta Utara untuk menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

PMI Kota Jakarta Utara berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat. Melalui edukasi sejak dini, diharapkan lahir generasi yang lebih tangguh, sigap, dan mampu mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi bencana, sehingga tercipta Satuan Pendidikan Aman Bencana yang benar-benar siap melindungi seluruh warganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *