Semarak Kemerdekaan, Rumah Qur’an Disabilifas Rayakan Milad Ke-3 di Markas PMI Jakarta Utara
SEMPER – Rumah Qur’an Disabilitas Cilincing, Jakarta Utara, merayakan Hari Ulang Tahun (Milad) ke-3 dengan menggelar serangkaian kegiatan penuh makna di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Semper Plumpang, Senin (17/8/2026). Perayaan tahun ini terasa kian istimewa karena dirangkaikan dengan semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Yanti, Ketua Rumah Qur’an Disabilitas Cilincing Jakarta Utara, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara yang dihadiri langsung oleh 82 santri penyandang disabilitas beserta para pendamping dan orang tua.
“Hari ini merupakan rangkaian kegiatan Milad Rumah Qur’an Disabilitas yang ketiga. Pelaksanaannya kami lakukan di Markas PMI Jakarta Utara. Ini merupakan suatu anugerah bagi kami karena mendapatkan tempat dan pelayanan yang baik sekali dari PMI Jakarta Utara,” ujar Yanti di sela-sela acara.
Menurut Yanti, kolaborasi dengan PMI Jakarta Utara tahun ini membawa warna baru dalam perayaan Milad. “Kami difasilitasi untuk melaksanakan lomba 17-an khusus untuk penyandang disabilitas. Minat dan antusiasme tahun ini luar biasa, jauh lebih menarik daripada pelaksanaan sebelumnya. Alhamdulillah, seluruh santri kami yang hadir pada hari ini berjumlah 82 anak,” jelasnya dengan penuh bangga.
Tak hanya dimeriahkan oleh pentas seni tari tradisional, musik, dan berbagai perlombaan khas Agustusan, rangkaian Milad ke-3 ini juga diisi dengan kegiatan kemanusiaan berupa donor darah.
Antusiasme para pendamping, orang tua, dan masyarakat sekitar terhadap kegiatan sosial ini sangat tinggi. Tercatat, sebanyak 40 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan (skrining) oleh tim medis PMI, sebanyak 30 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Aksi donor darah ini menjadi wujud nyata kontribusi dan kepedulian sosial di tengah euforia perayaan hari kemerdekaan.
Lebih dari sekadar perayaan, Yanti menegaskan bahwa kegiatan ini membawa misi besar terkait inklusivitas dan kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas. Ia berharap momentum Milad dan Kemerdekaan ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat luas.
“Kami berharap warga dan pemerintah Jakarta Utara tetap berkenan membersamai kami, para penyandang disabilitas. Semoga kegiatan hari ini bisa menginisiasi atau menularkan ‘virus positif’ untuk lembaga-lembaga lainnya agar tetap berjalan berdampingan bersama penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Mewujudkan harapan tersebut, penyelenggaraan Milad ke-3 ini nyatanya tidak lepas dari kolaborasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak. Tercatat, acara ini berjalan sukses berkat dukungan dari berbagai institusi dan lembaga, di antaranya Bazis, BSI, BNI, KCN, Bank Jakarta, BARU, dan OI. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas terus meluas dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, pemerintah, hingga korporasi.
“Karena pada hakikatnya, kemerdekaan itu berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia, termasuk penyandang disabilitas,” tegas Yanti.

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, S.E., yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang melibatkan penyandang disabilitas. Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas dan perbedaan.
“Kemerdekaan itu milik kita semua, termasuk adik-adik semuanya. Saya berharap adik-adik tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif memainkan peran,” ujar Rijal di hadapan para santri dan tamu undangan.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin, menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk terus percaya diri dan berpartisipasi aktif dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat.
